Pemerintah Tawarkan 11 Proyek Air Minum
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah menetapkan 11 proyek air minum untuk ditawarkan pada Infrastructure Summmit II atau pertemuan infrastruktur kedua pada awal November mendatang. Sebelas proyek itu telah diseleksi dari 40 proyek air minum yang didaftarkan oleh sejumlah pemerintah daerah.
Kepala Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Departemen Pekerjaan Umum Rakhmat Karnadi mengatakan, 11 proyek yang lolos seleksi itu telah memenuhi persyaratan utama, seperti ketersediaan air baku dan jaminan pelanggan.
Dari sisi ketersediaan air baku, proyek itu memiliki debit sumber air baku stabil sesuai kebutuhan air minum di daerah. Dari sisi jaminan pelanggan, masyarakat daerah bersangkutan sangat tergantung dengan pasokan dari perusahaan air minum.
"Tidak ada alternatif lain, mungkin karena air tanahnya jelek," kata Rakhmat kepada Tempo di Jakarta pekan lalu. Syarat lainnya adalah kesiapan daerah menyambut investor. Syarat ini penting setelah belajar dari kegagalan penawaran proyek air minum pada Infrastructure Summit pertama tahun lalu. Saat itu, daerah belum siap sehingga investor tidak tertarik.
Harun Mahbub
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Kementerian Kehutanan Gandeng TNI untuk Merehabilitasi Hutan
- Rekaman Paus Berdoa Usir Setan Dibantah Vatikan
- 150 Tahun Pastur Van Lith Dirayakan
- Australia Kembangkan Gas Dari Kotoran Babi
- WHO Antinegosiasi Dengan Industri Tembakau
- Luthfi Hasan Diduga Punya Tanah 2 Hektare di Bogor
- Dahlan Iskan: KJS Ditolak, Askes Dievaluasi













