Mayor Reinado: Saya Siap Diadili!
TEMPO Interaktif, DILI:Buron paling dicari di seantero Timor Leste, Mayor Alfredo Reinado, Selasa (31/10) kemarin keluar dari tempat persembunyiannya di kawasan pegunungan di Distrik Same. Kepada Tempo dan Timor Post perwira polisi militer itu mengaku siap diadili.
Namun, syaratnya, kata dia, kejadian pada 28 April lalu dituntaskan lebih dulu. "Setelah itu, baru adili saya yang sering dijuluki buron atau pemberontak oleh para pemimpin Timor Leste," katanya.
Ia pun siap dimintai pertanggungjawaban atas sepak terjang para anak buahnya. "Semua tindakan atas perintah saya," tuturnya. Meski begitu, ia tak sudi dijuluki buron. "Itu hanya manipulasi politik dari para pemimpin Timor Leste," ujarnya. "Mereka sengaja ingin menghapuskan dosa-dosa mereka dengan menuduh saya sebagai pembunuh atas kontak senjata dengan tentara Timor Leste pada 23 Mei lalu di Dili."
Ia juga menganggap laporan penyelidikan Perserikatan Bangsa-Bangsa itu tak lengkap. "Mengapa kami kabur? Mengapa ada kontak senjata? Tak pernah dijelaskan alasannya di situ," Reinado menegaskan. Di lain sisi, ia juga tak bisa menerima tindakan tentara Australia yang dinilai tak transparan.
"Ini tak adil. Mengapa senjata saya dilucuti? Status saya kan masih tentara Timor Leste. Saya keluar dari markas karena merasa komandan dan para pemimpin tak adil terhadap rakyat," tuturnya berapi-api.
Yang pasti, ia berniat mengambil lagi senjatanya. "Itu hak saya sebagai tentara Timor Leste!"
l JOSE SARITO AMARAL (DILI)
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Istana Nilai Protes Penghargaan SBY Salah Kaprah
- Pelaku Pembantaian London, Pemuda Kelas Menengah
- Perwira Polisi Sabang Gegerkan Warga
- PKS: Rotasi Anggota di DPR Bukan untuk Serang KPK
- Pramono Edhie Bisa Ikut Konvensi Demokrat
- Wanita Ini Gugat McDonald's karena Suaranya Hilang
- Sebanyak 8.250 Siswa SMA Tak Lulus Ujian Nasional
Berita Utama Dunia
- Kakek 80 Tahun Sukses Taklukkan Everest
- Tersangka Ketiga Bom Boston Ditembak Mati FBI
- Kisah Tahanan Lolos dari Penjara Kejam Korea Utara
- Teroris Barbar Beraksi di Inggris
- Iran Melarang Perempuan Jadi Presiden
- Pemilu Iran, Rafsanjani dan Mashaei Dilarang Ikut
- Pemenang Lotere Rp 5,7 Triliun Masih Misterius













