18 Travo Lampu Bandara Soekarno-Hatta Dicuri


Grafis Terkait

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebanyak 18 buah travo pengatur tegangan listrik lampu landasan pacu (runway) Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta hilang dicuri. Diperkirakan pencurian terjadi sepekan menjelang Lebaran.

Kepala Administrator Bandara Soekarno Hatta, Bambang Tjahyono, mengatakan telah meminta kepolisian mengusut tuntas pencurian itu. "Ini masalah keselamatan penerbangan. Kasus pencurian di Bandara bukan sekali ini saja," kata Bambang petang ini.

Bambang menduga, pencuri bekerja sama dengan orang dalam. Sebab, kawasan landas pacu merupakan kawasan steril dan terlarang untuk umum. Hanya orang-orang tertentu yang dibolehkan keluar-masuk ke dalam kawasan itu.

Lampu travo, menurut Bambang, fungsinya sangat penting dalam proses lepas landas dan pendaratan pesawat. Travo berfungsi sebagai alat bantu tegangan listrik lampu runway.

Kepala Kepolisian Khusus Bandara Soekarno Hatta, Ajun Komisaris Besar Guntur Setiyanto, mengatakan baru mendapat informasi lisan dari Administrtor Bandara. "Kami masih menunggu laporan resmi dari PT Angkasa Pura II," kata Guntur.

Kepala Bagian Humas PT Angkasa Pura II, M Wasfan, membenarkan hilangnya 18 buah travo itu. "Tapi data lengkapnya ada di kantor, saya sedang dalam perjalanan pulang," kata Wasfan saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Kasus pencurian fasilitas bandara bukan yang pertama kali. Awal 2006, sebanyak 160 buah lampu runway bernilai miliaran rupiah juga raib dari tempatnya. Dalam kasus itu, polisi meringkus Karsidi, staf Maintenance Power System (MPS) PT Angkasa Pura II.

Joniansyah

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X