Somalia Terancam Perang Saudara Lagi


TEMPO Interaktif, Mogadishu:Somalia diambang perang sipil lagi. Demikian dikatakan Menteri Luar Negeri Somalia saat mengingatkan kekuatan bersenjata Islamik di negeri itu menerima dukungan dari jaringan Al-Qaidah.

Perundingan damai antara pemerintahan transisi yang rapuh dan Dewan Persatuan Islam (UIC) kemarin telah gagal. Dan Menteri Luar Negeri Mohamoud Hurreh kepada The Independent mengatakan perang gampang meletup di negeri tanduk Afrika itu jika Dewan-dewan Islam "tidak melakukan pengecekan secara definitif".

Menteri Hurreh menuding Dewan Islam yang menguasai ibukota Mogadishu, ditambah sejumlah wilayah besar di selatan Somalia, yang mengundang pejuang radikal Islam ke negeri tersebut. "Mereka datang dengan kapal. Lihat siapa yang datang lewat pelabuhan Mogadishu, Al Qaidah, orang-orang dari Pakistan, Arab Saudi, Eritrea, Yaman hingga Chechnya," ujarnya kemarin.

Sementara itu, Dewan Islam menolak memulai perundingan sampai tentara Ethiopia semuanya hengkang dari tanah Somalia. Namun Khartoum beralasan pengiriman tentaranya ke Somalia untuk mendukung pemerintah sejak Juli. Menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa, sekitar 8000 pasukan Ethiopia kini berada di sekitar perbatasan Somalia. The Independent/dwi arjanto

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X