Bukan Urusan Mereka!


TEMPO Interaktif, London: Hari ini, 6 November, Sir Alexander Chapman Ferguson, menandai 20 tahun kariernya di kursi pelatih Manchester United. Catatan waktu yang yang banyak bisa dilakukan seorang pelatih di sebuah klub raksasa seperti MU.

Sejak kedatangannya dari Aberdeen, klub Skotlandia, tahun 1986, Ferguson mengubah klub Old Trafford tersebut menjadi sebuah klub raksasa dengan segudang prestasi.

Hanya saja tiga musim terakhir, MU tak jua bisa memenangkan gelar Liga Primer dan gagal menambah koleksi trofi Liga Champions tahun 1998/1999. Namun Ferguson mengatakan ia tidak akan mundur dari MU.

"Hanya skandal jika orang-orang berpikir saya harus pensiun," kata Ferguson yang akan merayakan ulang tahunnya yang ke-65 pada 31 Desember mendatang. "Ini bukan urusan mereka. Saya menikmati pekerjaan saya."

"Anda dinilai berdasarkan trofi yang anda raih. Jika saya tidak memenangkan apapun saya takkan ada di sini selama 20 tahun," katanya.

Selama dua dekade, pelatih asal Skotlandia itu memberikan 24 trofi; delapan gelar Liga Inggris, lima Piala FA, dua Piala Liga Inggris, lima Piala Charity Shield, bagi MU.

Di kompetisi Eropa MU trofi Liga Champions (1998-99), Piala Winners Eropa (1990-91), Piala Interkontinental (1999) dan Piala Supercup UEFA (1991-92).

Rekor Ferguson di MU sebenarnya masih kalah dari Sir Matt Busby yang pernah menangani tim Old Trafford itu selama 26 tahun. Angka ini dicapainya dalam dua periode 1944-1969 dan 1970-1971. Sedangkan pelatih terlama yang ada saat ini adalah Dario Cradi yang menangani klub Divisi Championship, Crewe Alexandra, sejak Juni 1983 atau sudah 23 tahun.

Pujian datang dari manajer Liverpool, Rafael Benitez. Melakukan itu di klub besar, dengan tekanan yang luar biasa, menunjukkan bahwa ia adalah manajer top. Saya yakin ia menajer nomor satu di Inggris dan terbaik kedua atau ketiga di dunia," katanya.

SOCCERNET | 4THEGAME | RAJU FEBRIAN

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X