Gus Dur Minta Theys Dinobatkan Sebagai Pahlawan Nasional

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bekas presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur meminta pemerintah menjadikan almarhum Theys Hiyo Eluay sebagai pahlawan nasional. Alasannya, Theys tak hanya dikenal warga Papua, tapi juga masyarakat nasional maupun internasional.

Sekitar pukul 12.30 waktu Papua, rombongan Gus Dur tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Setibanya di bandara, Gus Dur yang digandeng Yenni Wahid langsung diarak dengan tarian khas Sentani menuju ke makam Theys untuk acara tabur bunga.

Dalam keterangannya di makam Theys, Gus Dur menyatakan almarhum merupakan orang yang dikenal oleh kalayak banyak. "Saya tidak akan berhenti berjuang sebelum Theys dinyatakan sebagai pahlawan nasional karena sudah selayaknya penghargaan itu diberikan untuknya," kata Gus Dur singkat dihadapan ratusan masyarakat Sentani.

Dalam ziarahnya ke makam Theys, Gus Dur juga meletakkan batu pertama untuk pembangunan monumen penegakan demokrasi di tanah Papua yang dibangun tepat
disamping makam Theys.

"Monumen ini dibangun bersebelahan dengan makam Theys
untuk menyatakan kepada dunia bahwa Theys seorang yang
besar. Tapi dapat dibunuh dihadapan orang Papua dan hal ini menunjukkan kejahatan yang dilakukan terhadap orang
Papua," kata Sekretaris Dewan Adat Papua, Sayid
Fadli Alhamid.

Ziarah Gus Dur ke makam Theys merupakan salah satu
rangkaian kedatangan Gus Dur ke Jayapura yang
diundang oleh Dewan Adat Papua untuk mengikuti
peringatan Hari Kejahatan Kemanusiaan di Gedung Olahraga Jayapura pada 14 November.

Gus Dur dijadwalkan menerima penghargaan sebagai apresiasi dan wajud rasa terima kasih masyarakat adat Papua atas berbagai kebijakannya selama menjadi presiden.

"Dia memberikan ruang demokrasi yang luas bagi
masyarakat Papua untuk melakukan kongres sekaligus
mengakui identitas masyarakat Papua dengan mengizinkan
mengibarkan bendera Bintang Kejora," kata Fadhal.

Theys ditemukan tewas di daerah Skamto-Skow Sai, Distrik
Muara Tami, Kota Jayapura, usai mengikuti peringatan
Hari Pahlawan yang di Markas Tribuana X Kopassus, Hamadi Gunung-Kota Jayapura pada 10 November 2001 lalu.

Cunding Levi