Presiden Usul Naikkan Batas Usia Pensiun PNS


TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengusulkan adanya peningkatan batas usia pensiun pengawai negeri sipil serta anggota TNI dan Polri, dari 55 menjadi 60 tahun.

"Sayang kalau dipensiun terlalu dini," kata Yudhoyono dalam sambutannya saat membuka Muktamar Ikatan Dokter Indonesia ke -26 di Istana Negara, Jumat (24/11). Menurutnya, pada usia tersebut seorang perwira atau pejabat berada dalam puncak kematangan, kesegaran, serta cukup bijak dan berpengalaman.

Yudhoyono mengatakan, peningkatan batas usia tersebut akan didukung oleh upaya pemerintah untuk meningkatkan usia harapan hidup masyarakat Indonesiadari 66,2 menjadi 70,6 tahun. Dengan begitu, kata dia, orang Indonesia masih sehat pada usia 60 tahun.

OKTAMANDJAYA WIGUNA

Komentar (31)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
kurang setuju masalah kalau umur diatas 56 kesehatan udah menurun dan lagi pula berarti menambah pengangguran terima kasih
0
0
mudah-mudahan segera terlaksana jangan hanya berita angin surga aja, soalnya yang menikmati perpangan masa pensiun hanya pejabat2 tnggi aja (yang hidupnya sudah sangat mapan ), kami juga pengin Nda!
0
0
Ketika wacana peningkatan batas usia pensiun dihembuskan oleh Bapak Presiden tercinta, kami PNS yang merasha masih sangat sehat jasmani dan rohani seperti mendapat siraman sejuk karena masih mempunyai tanggungan anak yang masih usia sekolah dan masih ingin mengabdikan kemampuan yang dimiliki untuk kantor kami, mudah-mudahan Bapak MENPAN cepat memproses Peraturan Pemerintah mengenai perubahan batas usia pensiun menjadi 58 tahun tanpa diskriminasi tahun kelahiran, artinya pegawai yang sekarang masih aktif ( belum pensiun )boleh diperpanjang masa pengabdiannya.
0
0
Saya sangat setuju apabila batas usia pensiun pns yang semula 56 tahun menjadi 58 tahun, tapi mengapa agenda ini tidak dimasukkan dalam 100 hari kerja Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, pada hal SBY sudah mewacanakan sejak Kabinet Indonesia bersatu Jilid I ini siapakah yang bertanggung jawab mengusulkan ini BKN kah atau MENPAN atau Lembaga yang mengurusi PNS sangat sibuk sehingga terlupakan, saya salut dengan lembaga POLRI yang begitu cepat menindak lanjutinya, mungkin lembaga yang mengurus PNS ini masih ewuh pekewuh atau kepala BKN saking sibuknya dari kabinet Indonesia bersatu jilid I s/d Jilid II belum pernah mengusulkannya ke Presiden, dmk was.
0
0
udah 3 tahun, masih wacana terus.....?
Selanjutnya
Wajib Baca!
X