Kontrak Gas Ke Jepang Diputuskan Presiden
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Perpanjangan kontrak ekspor gas alam cair atau Liquified Natural Gas (LNG) dari Kilang Bontang, Kalimantan ke Jepang sebesar 12 juta ton per tahun akan diputuskan Presiden dalam kunjungannya ke Jepang 26 November nanti. Presiden juga akan menyampaikan besarnya volume gas yang akan dieskpor.
Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Paskah Suzetta mengatakan, soal kontrak gas merupakan isu sensitif. “Itu akan diputuskan Presiden di Jepang,” katanya usai rapat koordinasi kunjungan Presiden ke Jepang, kemarin.
Namun pemerintah ingin mendahulukan pasokan LNG dalam negeri. Tapi karena ini isu sensitif, Paskah enggan mengungkapkan lebih jauh. “Presiden yang nanti akan menjelaskan. Saya hanya memberikan indikasi bahwa masalah ini sangat sensitif,” kata Paskah.
muhamad fasabeni, AGUS SUPRIYANTO













