Departemen Kesehatan Prioritaskan Danai Ibu dan Anak


TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah memfokuskan alokasi dana kesehatan tahun depan untuk penanganan kesehatan ibu dan anak. “Guna menekan angka kematian ibu dan anak sebagai calon generasi dan penyambung generasi,” kata Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari usai Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi Kesehatan DPR, Senin (27/11).

Besar dana kesehatan akan meningkat menjadi Rp 3,38 triliun dari alokasi tahun lalu, yang hanya Rp 2,4 triliun. Prioritas Departemen Kesehatan tahun depan meliputi anggaran Rp 600 miliar untuk kesehatan ibu dan anak, serta Rp 350 miliar untuk pelayanan kesehatan dasar.

Menurut Siti Fadillah, angka kematian ibu dan anak tahun depan harus bisa ditekan melalui program pemberdayaan posyandu dan puskesmas. Faktor kematian ibu karena pendarahan selama proses persalinan, Eclamsia (Hipertensi), serta Anemia (kurang darah). Kematian bayi dan balita banyak karena gizi buruk dan busung lapar (Kwarshiokor).
INDRA MANENDA ROSSI

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO