Warga Demo Tuntut Jembatan Penyeberangan


Grafis Terkait

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ratusan warga dari enam Rukun Warga (RW) di Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat memblokir Jalan Raya Daan Mogot KM 18, kemarin. Aksi unjukrasa warga itu menuntut dibangun jembatan penyeberangan di depan Warung Gantung Jakarta Barat.

Warga mendesak agar Walikotamadya Jakarta Barat segera membuatkan jembatan karena di jalan Raya Daan Mogot kerap terjadi kecelakaan. Jalan tersebut merupakan jalan yang menghubungkan antara Provinsi Banten dan DKI Jakarta. Setiap harinya, jalan itu sangat ramai dilalui semua jenis kendaraan dari roda dua, roda empat, sampai kontainer dan truk gandeng.

Ketua RT 01/06, Doni mengemukakan tidak adanya jembatan penyeberangan bisa mengakibatkan dua sampai tiga kali kecelakaan dalam sebulan yang makan korban jiwa. "Jangan sampai banyak korban (lagi) akibat tak ada jembatan penyeberangan," katanya.

Aksi unjukrasa itu mulai mereda, ketika Camat Kalideres Rustam dan Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat Tanwir Panay menjelaskan kepada warga bahwa jembatan penyeberangan akan dibangun pada 2007. Sebab tahun depan memang sudah ditetapkan anggaran untuk membangun jembatan penyeberangan di Warung Gantung. "Saya berjanji, tahun 2007 jembatan penyeberangan sudah ada. Kalau tidak jabatan saya jadi taruhan," kata Panay.


Ayu Cipta

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X