Tewasnya Penerjemah Polisi PBB di Timor Leste Disesalkan


TEMPO Interaktif, Dili:Wakil Perwakilan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Timor Leste, Finn Rieske Nielsen kemarin menyesalkan terbunuhnya salah satu stafnya trasnslator Polisi di Timor Leste, Antonio Martins.

Transalator Polisi PBB itu tewas dibunuh oleh sekelompok pemuda tak dikenal di depan Kantor Pemerintah, Dr. Jose Ramos Horta, Ahad lalu. Finn Rieske atas nama semua staf PBB di Timor Leste, ikut berduka cita atas kematian Antonio Martins yang terbunuh. Dan permintaan minta maaf kepada keluarga besar Almarhum Antonio Martins sebagai salah satu staf United Nation the Mission Integrated of Timor Leste (UNMIT).

Almarhum Antonio Martins adalah warga Timor Leste asal Distrik Ermera telah menunujukkan didikasinya untuk pemulihan estabilitas di negara Timor Leste itu. "UNMIT tetap memberi dukungan penuh kepada pemimpin Timor Leste yang meminta warganya menghentikan kekerasan agar konflik itu bisa diselesaikan,"ungkap Finn.

Sementara itu, sesuai pemantauan Tempo bahwa situasi di pusat kota Dili sudah kembali normal. Namun di setiap daerah masih ada aksi penyerangan antara gan, perguruan pencak silat, dan sekelompok orang tak dikenal. Kantor Pemerintah (Palacio do Governu) dijaga ketat oleh tentara Timor Leste di setiap sudut. "Tentara Timor Leste diaktifkan kembali untuk ikut memulihkan estabilitas dalam negeri atas bekerja samanya dengan tentara internasional di Timor Leste,"kata sumber Tempo, kemarin, di Dili.

Jose Sarito Amaral (Dili)

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X