Imigrasi Temukan 7.144 Paspor Palsu
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sejak September sampai November 2006, Direktorat Jenderal Imigrasi menggagalkan pemalsuan 7.144 paspor. Paspor palsu teridentifikasi melalui sistem biometrik yang diterapkan di 103 kantor imigrasi.
Penggunaan sistem biometrik dilakukan sejak Juni lalu. "Kami dapatkan setelah terpantau oleh Direktorat Intelijen kami," kata Direktur Jenderal Imigrasi Baasyir Barmawi di Sekolah Lanjutan Perwira, Senin.
Baasyir menyatakan, motif pemalsuan ini umumnya untuk penyelundupan orang sebagai tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Berdasarkan data Departemen Tenaga Kerja, pembuatan paspor perpanjangan jumlahnya mencapai ribuan.
Bekas kepala divisi humas Markas Besar Kepolisian RI itu menyatakan, ini upaya untuk membersihkan imigrasi dari stigma negatif adanya kongkalikong petugas imigrasi. "Kami bereskan pelan-pelan," kata dia.
Yophiandi
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Tak Steril, Stasiun UI Tak Akan Dipakai Per Juni
- 2015, Taman BMW Jadi Stadion Taraf Internasional
- Kini Senjata Api Rakitan Bisa Dibuat dari Plastik
- Kasus Potong 'Burung' Tak Hanya di Tangerang
- Kakek 80 Tahun Sukses Taklukkan Everest
- Abah Landoeng, Kakek Relawan Anti-Korupsi
- Inilah Skuad Belanda untuk Hadapi Indonesia














