Kapal Feri Budi Samudera Dilarang Berlayar


TEMPO Interaktif, Merak:Administratur Pelabuhan Banten menghentingan pengoperasian kapal feri Budi Samudera. Kapal milik PT Budi Samudera Perkasa ini tidak dizinkan berlayar di jalur Merak-Bakauheni karena ditemukan kebocoran di kamar mesin kapal.

"Izin berlayarnya kami tarik sejak Rabu lalu. Kapal itu tidak akan dizinkan berlayar sebelum kebocoran di mesin kapal berhasil diatasi," kata Kepala Administratur Pelabuhan Banten, Adang Rodiana, Kamis.

Adang mengatakan, timnya menemukan sejumlah kejanggalan di atas kapal seperti asap yang keluar dari cerobong kapal terlampau tebal. Setelah diteliti, ternyata ada kebocoran di kamar mesin kapal.

Pemeriksaan juga dilakukan di lima kapal lainnya seperti Kapal Nusa Mulia, Kapal Tribuana, Kapal Titian Murni, Kapal Royal Nusantara, dan Kapal SMS Kertanegara.

Adang menegaskan, untuk menghindari terjadinya kecelakaan, sebulan sekali timnya menggelar sidak. "Pengelola kapal banyak yang memperbaiki kondisi kapalnya agar layak operasi," katanya.

Faidil Akbar

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X