Bom Natal Ancam Gereja Indonesia
TEMPO Interaktif, Adelaide: Australia hari ini menyatakan telah mendapat informasi tentang kemungkinan serangan teror di Indonesia pada Natal tahun ini dan memperingatkan bahwa gereja-gereja akan jadi sasarannya.
"Kami benar-benar punya informasi tentang kemungkinan serangan teroris tertentu," kata Menteri Luar Negeri Australia Alexander Downer.
"Serangan pernah terjadi di masa lalu, khususnya terhadap gereja-gereja dan lembaga keagamaan lain, selama Natal," katanya. "Maka, adalah penting bahwa orang-orang Australia di Indonesia dan berencana ke sana untuk memperhatikan hal ini."
Pihak keamanan Indonesia belum menemukan adanya tanda-tanda serangan itu. "Namun, bukan berarti kami akan menyantaikan penjagaan," kata juru bicara Kepolisian Republik Indonesia Sisno Abiwinoto.
Sekitar 18 ribu polisi dan tentara Indonesia diterjunkan untuk mengamankan gereja, masjid dan tempat-tempat umum di Jakarta selama perayaan Natal dan Tahun Baru berlangsung.
AFP | AP | KURNIAWAN
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Ngos-ngosan Naik Tangga? Performa Seksual Jelek
- Mendagri Siap Copot Bupati Theddy Tengko
- Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Kredit BJB
- Surabaya Butuh Rp 10 M buat Tutup Lokalisasi Dolly
- Ngaku Anak Kapolri, Wanita Ini Dipenjara
- Twitter Dipo Soal Franz Magnis Dinilai Tak Pantas
- Tunisia Tahan Amina Tyler, Demonstran Bugil
Berita Utama Dunia
- Rekaman Paus Berdoa Usir Setan Dibantah Vatikan
- Hukuman Rios Montt Dimentahkan Pengadilan Tinggi
- 10 WNI Selamat dari Amukan Tornado di Oklahoma
- Tornado Oklahoma Baru 'Pemanasan' Saja
- Tornado di Oklahoma Mirip Film 'Twister'
- Tornado Hancurkan Oklahoma, 80 Kuda Tersedot
- Benny Wenda: Jakarta Tak Buka Dialog Soal Papua














