Pemerintah Siapkan Kebijakan Ekonomi Khusus Untuk Sektor Riil

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah akan menetapkan kebijakan khusus yang berkaitan dengan fiskal, moneter, perbankan pada tahun depan. "Tujuannya agar sektor riil atau sisi mikro segera bergerak," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutannya pada Puncak Hari Bhakti Pekerjaan Umum dan Konstruksi Indonesia 2006 di Istana Negara, Kamis (28/12).

Yudhoyono mengatakan, kebijakan tersebut berupa insentif di bidang fiskal dan moneter. Namun ia tidak merinci kebijakan yang dimaksudnya. Kebijakan yang tepat di bidang fiskal dan moneter, kata dia, merupakan sejumlah prakondisi yang diinginkan dunia usaha agar mereka dapat segera bergerak.

Sektor riil harus bergerak untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi kemiskinan, serta meningkatkan daya saing secara regional dan global. Tahun lalu jumlah pengangguran terbuka mencapai 11 juta jiwa. Sedangkan saat ini jumlahnya 10 juta jiwa. Yudhoyono menargetkan jumlah itu dapat diturunkan lagi menjadi 6 juta.

Oktamandjaya Wiguna