Jaringan Transaksi Bank Indonesia Tak Terganggu


Grafis Terkait

TEMPO Interaktif, Jakarta:Infrastruktur transaksi dan sistem pembayaran Bank Indonesia tidak bermasalah akibat gempa di perairan Taiwan yang menyebabkan terganggunya jaringan internet kawasan Asia Tenggara. Transaksi keuangan internasional Bank Indonesia juga dipastikan tidak akan terganggu.

"Infrastruktur kami hanya menggunakan jaringan di Indonesia. Sedangkan untuk internasional kami sudah ada Swift," kata Deputi Direktur Direktorat Akunting dan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Bramudija Hadinanto, di Bank Indonesia, Kamis (28/12).

Bramudija mengatakan, selama ini Bank Indonesia menggunakan layanan perusahaan jaringan telekomunikasi dalam negeri yang dikelola PT Telkom. Selain itu, Bank Indonesia juga menggunakan internet service provider lokal, seperti PT Lintas Arta dan PT Arta Jasa. "Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan," ujarnya.

Bramudija juga memastikan tidak ada permasalahan pada internal banking system pada perbankan di Indonesia. "Gempa itu terjadi Senin malam, sampai saat ini kami belum menerima laporan gangguan dari perbankan," ucapnya.

Seperti diberitakan, gempa 7,2 skala richter di perairan selatan Taiwan awal pekan ini telah merusak jaringan kabel optik Pasifik yang melewati Singapura, Hongkong, Taiwan hingga ke Amerika Serikat. Akibatnya jaringan internet di kawasan Asia Tenggara terganggu, termasuk Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Informatika Sofyan Djalil, Rabu (27/12) kemarin, khawatir gangguan jaringan internet akibat gempa ini telah mengganggu beberapa perusahaan di Indonesia yang menggunakan jalur kabel optik pasifik.

AGOENG WIJAYA / OKTAMANDJAYA WIGUNA

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X