Jalan Penunjangnya di Bawah Sutet


TEMPO Interaktif, Jakarta:

Jalan penunjang terminal bus Depok yang rencananya akan dibangun di Jatijajar, Cimanggis, dipastikan akan menggunakan jalur Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET). Hasil tersebut didapat dari penelitian studi kelayakan oleh Bidang Tata Kota Dinas Tata Kota dan Bangunan Kota Depok berserta tim konsultan.

Deni Gunawan dari Tim Teknis Bidang Tata Kota Dinas Tata Kota dan Bangunan kota Depok, mengatakan pemilihan jalur SUTET ini sudah melalui pertimbangan segi kesehatan untuk pengguna jalan ini. "Tidak ada efeknya. Sebagian jalan di Jakarta juga di bawah SUTET. Gak ada masalah," katanya di Depok hari ini.

Setelah jalan penunjang dipilih, proyek pembangunannya masih harus menunggu detail engineering design (DED) oleh Dinas Pekerjaan Umum untuk konstruksinya. DED selesai pada tahun 2008. “Mungkin 2009 baru dilakukan pembangunan jalan penunjang,” kata Deni.

Terminal Jatijajar akan menjadi terminal utama kelas A di kota Depok yang menggantikan terminal di Jalan Margonda Raya. Pembebasan lahan seluas delapan hektar untuk lokasi terminal sudah selesai. Rencananya terminal ini luasnya 6,4 hektar dengan perkiraan dana pembangunan sebesar Rp 120 miliar.

ENDANG PURWANTI

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X