Presiden: Perketat Pengawasan Penerbangan
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta pengawasan pelaksanaan keamanan penerbangan diperketat, baik dari sisi regulator maupun dari sisi operator.
"Hanya butuh pengawasan. Karena dari sisi regulasi kita sudah memadai sesuai standar aturan penerbangan sipil"," kata Menteri Perhubungan Hatta Rajasa usai menghadap Presiden di Istana, Kamis (4/1).
Menyinggung soal dugaan miring terhadap penerbangan murah yang dicurigai dioperasikan dengan mengurangi ongkos perawatan pesawat, Hatta menegaskan pihaknya belum menemukan buktinya. "Rumornya begitu. Kalau terbukti, itu pelanggaran berat dan harus ditutup. Ini yang harus kita pertajam,” katanya tentang penekanan yang diminta Presiden.
Hatta menghadap Presiden bersama mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Chappy Hakim, pengamat penerbangan Dudi Sudibyo dan Kapten Pilot Sri Bekti yang diundang khusus. Para pengamat itu memberikan masukan seputar manajemen, operasional dan keamanan keselamatan penerbangan serta faktor-faktor penyebab kecelakaan, sebagai bahan perumusan evaluasi menyeluruh terhadap penerbangan Indonesia.
Chappy mengakui pentingnya pengetatan aturan dan sanksi lebih tegas bagi yang melanggar, baik penerbang maupaun petugas perawatan pesawat dan peralatannya. “Itu akan mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan,” katanya.
Masalahnya, ia melanjutkan, cepatnya kemajuan teknologi dunia penerbangan tak sebanding dengan kemampuan keuangan negara untuk mengikutinya. Karena itu diperlukan tahapan dan penentuan prioritas dengan dana yang terbatas.Badriah
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- FOTO: Ditabrak Burung, Pesawat Mendarat Darurat
- Pertumbuhan Sel Otak Hapus Memori Masa Batita
- Dortmund Vs Bayern: Final Komplet Buat Klopp
- Ahok: KJS Baru Jalan Sudah 'Diributin'
- Roy Suryo Buka Kompetisi Surfing di Pulau Merah
- Pecat Stramaccioni, Inter Tunjuk Mazzarri
- FOTO: Jessica Alba Tampil Glamor di Singapura
Berita Utama Nasional
- Ahmad Rozi Akui Diminta Luthfi Siapkan Data Daging
- Eksekusi Supersemar, Kejaksaan Cari Berkas Putusan
- Revitalisasi Situs Soekarno Rp 44,5 Miliar
- Pemilik Akun @benhan Jadi Tersangka
- Saat Kelulusan, Darin Mumtazah Tak Ada di Sekolah
- Soeripto Mengaku Pernah Ditawari Rumah oleh Luthfi
- Ini Kunci Sukses Ujian Nasional SMAN 8 Jakarta













