Pungutan Pajak Thaksin Dipercepat

TEMPO Interaktif, Bangkok: Menteri Keuangan Thailand Pridiyathorn Devakula kemarin memerintah Departemen Pajak mempercepat pungutan pajak dari anak-anak mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra. "Percepatan proses pungutan pajak itu menjadi prioritas," katanya.

Komisi antikorupsi yang dibentuk junta militer memutuskan pada bulan lalu bahwa dua anak Thaksin harus membayar 5,8 miliar baht atau sekitar Rp 1,5 triliun atas pajak yang tak dibayar dari penjualan saham perusahaan raksasa telekomunikasi Shin Corp. senilai 73,3 miliar baht atau Rp 18,5 triliun pada Januari 2006. Saham itu dimiliki Ample Rich, perusahaan milik putra Thaksin, Phantongtae, dan putrinya, Pintongta.

Nopadol Patama, pengacara keluarga Thaksin, mengatakan bahwa keluarga kliennya hanya akan membayar pajak-pajak itu jika sudah diputuskan pengadilan. Sejauh ini kasus itu belum diajukan ke pengadilan. | AP