Pertanian Gagal Serap Tenaga Kerja


TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Aburizal Bakrie, menyatakan sektor pertanian tidak mampu menyerap tenaga kerja. Jutaan tenaga kerja di sektor itu malah beralih profesi ke jenis pekerjaan lainnya.

“Rata-rata pekerja tani memilih beralih profesi ke sektor jasa, konstruksi dan industri,” kata Aburizal dalam jumpa pers Evaluasi Tahun 2006 dan Rencana Kebijakan Koordinasi Bidang Kesejahteraan Rakyat Tahun 2007 di kantornya tadi pagi.

Pada 2006, dia melanjutkan, tambahan lapangan kerja bagi 2,7 juta orang terjadi di beberapa sektor seperti konstruksi, jasa dan industri. Namun, tambahan lapangan pekerjaan itu harus dikurangi dengan berkurangnya lapangan kerja di sektor pertanian sebesar 1,2 juta lapangan kerja. Akibatnya, sisa lapangan kerja yang ada saat ini hanya 1,5 juta orang.

Jumlah angkatan kerja per Agustus 2006 di Indonesia adalah 106,39 juta orang. 95,46 juta diantaranya bekerja dan sisanya sebesar 10,93 juta orang menganggur. Jumlah angkatan kerja pada 2006 bertambah 500 ribu orang. Reh Atemalem Susanti

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X