Topik
Bangladesh Masih Membara
TEMPO Interaktif, Dhaka:Kecamuk rusuh di Ibu Kota Bangladesh, Dhaka, belum reda. Kemarin ribuan pendemo bentrok lagi dengan polisi anti huru-hara. Batu dan bata melayang, termasuk ledakan bom buatan.
Polisi menggunakan tongkat dan menembakkan peluru karet serta gas air mata kepada para pendemo yang mencoba menjebol barikade kawat berduri yang dipasang di lingkaran luar istana kepresidenan di pusat Dhaka.
Tentara bergabung dengan polisi mempertahankan barikade tapi tidak nimbrung dalam kerusuhan. Para penyerang tampak melemparkan bom buatan sendiri. Menurut saluran televisi swasta Channel-I, sedikitnya 20 orang, polisi dan pendemo terluka. Polisi juga menahan sejumlah aktivis.
Sekitar 300 orang pendemo lain, polisi dan pasukan keamanan terluka dalam bentrok pada Ahad dan Senin lalu. Demikian menurut kantor berita United News of Bangladesh Selasa lalu. Polisi menolak memberi komentar soal ratusan korban tersebut.
Tiga hari ini Bangladesh lumpuh dilanda pemogokan transportasi seluruh negeri oleh aliansi 19 partai yang menentang digelarnya pemilu pada 22 Januari mendatang dan menyerukan boikot nasional. AP/BBC/dwi arjanto