Topik
Warga Sesalkan Pemerintah Lamban Atasi Flu Burung
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sejumlah warga Panunggangan, Kecamatan Pinang, Tangerang meminta pemerintah cepat bertindak dalam mencegah penularan flu burung di kampungnya. Warga mengaku khawatir setelah AA, tetangga mereka, meninggal karena terinfeksi virus Avian Influenza.
Kekhwatiran warga juga bertambah ketika mereka tahu bahwa nyonya Ri, warga Pondok Jagung, Serpong, juga meninggal sehari sebelumnya karena penyakit yang sama. Maklum, rumah korban flu burung itu hanya berjarak dua kilometer dari Panunggangan.
"Bayangkan, dua orang tewas dalam jarak berdekatan. Itu pertanda flu burung mengganas," kata Rusli, salah seorang warga, di acara pemakaman AA.
Rusnan, seorang warga lainnya, mengatakan banyak ayam mati mendadak di kampungnya dalam sebulan terakhir. Tapi, belum ada seorang pun aparat Dinas Kesehatan dan Dinas Peternakan yang turun tangan.
Adapun penyemprotan dengan disinfektan pada Jumat lalu, menurut Rusnan, dilakukan secara patungan oleh warga. "Kami menunggu perhatian dan kepedulian pemerintah," kata dia.
Joniansyah