Pemilu Bangladesh Akhirnya Ditunda


TEMPO Interaktif, Dhaka:Bangladesh kemarin sibuk membentuk pemerintah baru setelah Presiden Iajuddin Ahmed mendeklarasikan keadaan darurat dan menunda pemilu. Ahmed mundur sebagai kepala pemerintahan sementara buat melempangkan jalan pemerintahan sementara yang baru menangani tuntutan pemilu yang bebas dan adil.

Pengumuman Ahmed Kamis tengah malam itu buat mengakhiri rangkaian kekerasan akibat mogok dan protes nasional oleh kubu oposisi Liga Awami dan aliansinya yang memboikot pemilu yang dijadwalkan digelar 22 Januari mendatang. Selain keadaan darurat, ia menetapkan jam malam. Kepala negara sementara telah ditunjuk, yakni bekas Gubernur Bank Sentral, Fakhruddin Ahmed yang independen. AFP/dwi

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X