Pencetakan Sawah Baru Butuh Rp 200 Miliar


TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah membutuhkan dana Rp 200 miliar untuk mencetak 20 ribu hektare sawah baru tahun ini. Sawah baru ini sangat diperlukan untuk menggenjot produksi beras sebanyak 2 juta ton atau naik dari 34 juta ton tahun lalu menjadi 36 juta ton pada tahun ini.

Direktur Pengelolaan Lahan dan Air Departemen Pertanian Hilman Manan mengatakan, pencetakan sawah baru membutuhkan dana Rp 7,5-10 juta per hektare. "Sehingga butuh dana Rp 150-200 miliar," kata Hilman kepada Tempo di Jakarta, kemarin.

Pencetakan sawah baru akan dilakukan di 12 provinsi. Kebutuhan dana itu untuk menyewa alat berat pembuka lahan, pengolah lahan, dan operasional pembukaan lahan. Pemerintah juga mengoptimalkan sawah tadah hujan, penggunaan rawa, dan bantuan benih untuk mendongkrak produksi padi.

ewo raswa

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO