Infografis
KPK Selidiki Korupsi Polda Metro Jaya
TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisi Pemberantasan Korupsi tengah melakukan penyelidikan terhadap dugaan korupsi di Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta. KPK meminta keterangan dari Kepala Seksi Perbendaharaan Bea Cukai Tanjung Priok Muhammad Yunus.
Menurut Yunus, pemeriksaan KPK terkait pengadaan mobil impor pada periode 2002 hingga 2005. "Saya ditanyai seputar prosedur kedatangan mobil di Pelabuhan Tanjung Priok," kata Yunus seusai dimintai keterangan di Kantor KPK di Jakarta, Senin (29/1).
KPK, lanjut Yunus, juga menyelidiki dugaan korupsi pada pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan dan Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor mobil-mobil mewah itu. "Salah satu merk mobil yang diimpor itu adalah Porsche," kata dia.
Juru Bicara KPK Johan Budi membenarkan adanya penyelidikan kasus dugaan korupsi di Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya ini. "Kami sedang melakukan klarifikasi dari laporan masyarakat yang masuk," kata dia. Namun, Johan tidak bisa menjelaskan lebih lanjut mengenai kasus ini, termasuk modus korupsinya.
Selain meminta klarifikasi dari pejabat Bea Cukai Tanjung Priok, KPK juga sudah memanggil beberapa perwira menengah kepolisian. Namun, kasus ini jauh dari penciuman pers. Sumber Tempo di KPK menambahkan, dugaan korupsi ini tidak hanya terjadi di Polda Metro Jaya. "Ada juga di Polda lain," ujarnya.
Juru Bicara Polda Metro Jaya Kombes Ketut Untung Yoga mengaku tidak mengetahui adanya dugaan korupsi di institusinya itu. "Saya belum tahu," ujarnya singkat.
TITO SIANIPAR





