Protes Perundingan Perdagangan Bebas Malaysia-Amerika

TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur:Puluhan aktivis Malaysia siang tadi mendesak diakhirinya negoisasi antara Amerika Serikat dan Malaysia atas perundingan perdagangan bebas, lewat demonstrasi damai di luar Kedutaan Besar Amerika di Ibu Kota Kuala Lumpur.

Dihadang polisi anti huru hara, sekitar 50 pemrotes mencanting poster-poster "Enyahlah FTA" dan "Tak ada FTA dengan USA" dan juga mengacungkan patung orang Malaysi berlari di atas roda berjalan yang didorong simbol Amerika, Abang Sam.

Saat ini kedua negara tengah memasuki putaran kelima dan tahap paling krusial soal negoissasi Free Trade Agreement (FTA) di timur Malaysia. Dan para pemrotes mewaspadai kelak kompetisi ketat dengan makanan-makanan produk Amerika yang lebih murah.

"Korea Selatan saat ini menuju FTA dan mereka memprediksi 100 ribu pekerjaan bakal dipangkas. Siapa kita, kita tak lagi begitu istimewa, bakal bener-benar kehilangan," kata Y. Kohila dari Jerit, satu aktivis kelompok pembela HAM.

Para pendemo, tarmasuk mahasiswa dan buruh, mencoba menghadirkan memorandum kepada Kedutaan Amerika menunutut pembatalan perundingan.

Ada memo khusus terkait penolakan. "Ini adalah intimidasi dan pelecehan oleh Amerika Serikat buat kolonisasi Malaysia lewat dominasi ekonomi," demikian pernyataan tersebut.

AFP/AP/dwi arjanto