Adam Air Sediakan Anggaran Untuk Angkat Kotak Hitam
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Direktur Komersial PT AdamSky Connection Gugi Pringwa Saputra menegaskan, perusahaan tetap akan terlibat dalam upaya pengangkatan kotak hitam pesawat Adam Air yang hilang 1 Januari lalu di perairan Majene,
Sulawesi Barat.
“Kami sebagai operator punya tanggung jawab moral,” katanya ketika dihubungi di Jakarta, Kamis (8/2).
Namun, menurut dia, pengangkatan kotak hitam yang dari kedalaman 2000 meter itu ditanggung bersama dengan pemerintah. Sementara, perusahaan akan menyiapkan anggaran yang dibutuhkan. ”Kami sediakan anggarannya,” kata Gugi.
Berapa nilainya, menurut dia, masih menunggu rapat direksi.
Sebelumnya, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Setio Raharjo
mengatakan akan memfasilitasi proses mengangkatan kotak hitam itu. Komite hanya menunjukan pihak-pihak yang kira-kira bisa diajak kerja sama untuk pengangkatan itu. Selain itu, berkoordinasi dengan Nasional Transportation Safety Board Amerika Serikat.
Menurut Setio, dalam waktu dekat pihak Adam Air akan menjajaki rekanan untuk melakukan pengangkatan kotak hitam dari dasar laut perairan Majene, Sulawesi Barat pada kedalaman 2000 meter. Dua perusahaan yang telah direkomendasikan untuk pengangkatan itu adalah Smith International dan Phoenix. "Mereka akan segera dihubungi," kata Setio.
Dia menambahkan, alat yang dimiliki kedua perusahaan itu ada di Singapura tapi hanya bisa untuk batas pada kedalaman 250 meter. "Mungkin mau ambil alat dari Amerika," katanya.
HARUN MAHBUB


