Rumah Pengacara Luhut Pangaribuan Dirampok


TEMPO Interaktif, Jakarta:
Rumah Pengacara terkenal, Luhut Pangaribuan di Jalan Bumi Raya V, Duren Sawit, Jakarta Timur dirampok pada pukul 15.00 WIB hari ini. Perhiasan senilai sekitar 150 juta hilang.

“Jam tiga sore tiba-tiba ada yang datang ke rumah dengan alasan betulin genteng dengan pengakuan disuruh oleh saya (Luhut)," kata Luhut saat dikonfirmasi lewat telepon malam ini.

Tiga orang tak dikenal itu datang dengan berboncengan sepeda motor bebek dan berhenti di depan rumah. “Saat itu hanya ada dua pembantu yaitu M. Kas dan Nafiah," katanya.

Pembantu Luhut rupanya percaya begitu saja dan mengijinkan para pelaku masuk ke dalam rumah. Malah mereka diantar ke lantai dua dan disediakan minuman.

Dua orang pelaku yang berhasil naik ke lantai dua ini langsung menyambangi kamar Luhut. “Ada brankas dibuka paksa,” kata Luhut.

Di dalam brankas kecil tersebut ada sekotak perhiasan senilai hampir Rp 150 juta. "Setelah dapat, pelaku langsung kabur," kata Luhut.

Pembantu yang kaget melihat kamar yang berantakan dan tiga orang pelaku yang kabur, langsung menghubungi isteri Luhut yang kebetulan masih mengajar di luar.

AGUSLIA HIDAYAH | SOFIAN

Komentar (1)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Turut Prihatin lae atas musibah ini, hami dohot sude keluarga di Toba, manamiangkon lae dht sude keluarga, sehat-sehat. Amin
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X