Pemerintah Akui Operasi Pasar Belum Efektif
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah mengakui operasi pasar di DKI Jakarta yang digelar oleh perum Bulog dan Pasar Induk Beras Cipinang tak Efektif. Indikatornya harga tak turun dari Rp 5.200 per kilogram saat ini, kendati operasi pasar diadakan sejak Januari.
“Saya akui ada beberapa sistem yang harus diperbaiki," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Departemen Perdagangan Ardiansyah Parman di Jakarta. Sejatinya, menurut dia, pemerintah ingin distribusi beras tak terlalu banyak terhambat oleh mekanisme pasar agar beras sampai ke masyarakat.
Ia menjelaskan, di lapangan masih banyak terjadi penyimpangan, salah satunya beras operasi pasar yang diborong oleh pedagang hingga ratusan kilogram. Petugas, yang mestinya dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bulog, dan Departemen Perdagangan, mengaku tak bisa mengawasi penyimpangan itu.
R.R. Ariyani
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Bisnis
- Harga BBM Naik, Golkar Setuju Ada BLSM
- UMR Naik Diklaim Bikin UKM Tutup
- Gerindra Tak Bangga Ekonomi Tumbuh 6,2 Persen
- Krakatau Steel Pastikan Proyek Posco Tetap Lancar
- Dahlan Minta Konsep Jalan Layang Tol Dimatangkan
- KRL Mania: Tarif Progresif Untungkan Konsumen
- Dahlan: Lima Holding Saja Sudah Alhamdulilah













