Pemerintah Akui Operasi Pasar Belum Efektif


TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah mengakui operasi pasar di DKI Jakarta yang digelar oleh perum Bulog dan Pasar Induk Beras Cipinang tak Efektif. Indikatornya harga tak turun dari Rp 5.200 per kilogram saat ini, kendati operasi pasar diadakan sejak Januari.

“Saya akui ada beberapa sistem yang harus diperbaiki," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Departemen Perdagangan Ardiansyah Parman di Jakarta. Sejatinya, menurut dia, pemerintah ingin distribusi beras tak terlalu banyak terhambat oleh mekanisme pasar agar beras sampai ke masyarakat.

Ia menjelaskan, di lapangan masih banyak terjadi penyimpangan, salah satunya beras operasi pasar yang diborong oleh pedagang hingga ratusan kilogram. Petugas, yang mestinya dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bulog, dan Departemen Perdagangan, mengaku tak bisa mengawasi penyimpangan itu.

R.R. Ariyani

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X