Berita Terkait


Pemberontak Timor Leste Rampas Senjata Pasukan PBB

TEMPO Interaktif, Kupang:Tadi malam sekitar pukul 23.30 waktu Timor Leste, pos pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Salele diserbu pemberontak pimpinan Mayor Alfredo. Tiga pucuk senjata milik pasukan PBB dirampas oleh pemberontak yang berjumlah belasan itu.

Dalam waktu yang hampir bersamaan, aksi serupa berlangsung di pos polisi Timor Leste yang berada di perbatasan dengan Indonesia. Sebanyak 17 pucuk senjata laras panjang dirampas pemberontak.

Pasukan PP maupun polisi Timor Leste kewalahan menghadapi pemberontak. Mereka akhirnya bergeser ke arah Suai dari perbatasan Indonesia. Suai adalah , bagian wilayah barat Timor Leste.

Menurut Komandan Pasukan Pengamanan Perbatasan RI, Letnan Kolonel J. Hotman. H., tadi pagi pukul 08.45 Waktu Indonesia Tengah dilakukan pertemuan dengan perwakilan PBB di Metamasin, Kabupaten Belu.

Wakil PBB adalah Letnan Kolonel Waka, Komandan Pasukan PBB di sektor barat Timor Leste bersama lima orang anggotanya. Dalam pertemuan TNI diminta meningkatkan kewaspadaan keamanan di sepanjang perbatasan untuk menghalau kaburnya kelompok Alfredo ke wilayah Indonesia.

"Saat ini pasukan TNI dalam siaga tingkat tinggi sehubungan permintaan itu dan keputusan penutupan perbatasan RI-Timor Leste oleh Presiden." ujar Hotman pagi ini.

Semua pasukan penjaga perbatasan, kata dia, meningkatkan patroli dengan melibatkan anggota Komando Distrik Militer 1604 Belu dan kepolisian setempat. Mayor Alfredo saat ini dikabarkan tengah terjebak oleh pengepungan pasukan PBB di Ermera, wilayah bagian tengah Republik Timor Leste.

Jems De Fortuna