Berita Terkait


Mayor Alfredo: Saya Merampas Senjata Untuk Bela Rakyat

TEMPO Interaktif, Dili:Mayor Alfredo Alves Reinado mengakui merampas 16 pucuk senjata berlaras panjang dengan jenis HK 33 di Markas Polisi Timor Leste diperbatasan (URP).

"Saya minta senjata kepada Polisi untuk membela rakyat, karena senjata itu milik rakyat, yang perlu harus dilindinggi jika nantinya ada ancaman di pemilu," kata pemimpin tentara disertir itu, hari ini, melalui telepon seluler, di Dili.

Pemimpin pemberontak bersama rekan-rekanya itu telah menghilang dari tempat persembunyian mereka, sejak tentara Internasional asal Australia menekan untuk turun ke Dili. Kemudian mereka menuju ke Distrik Suai, perbatasan untuk merampas senjata di Markas Polisi, kemarin.

Untuk memberi perlindungan kepada rakyat di pemilu mendatang, dirinya terpaksa meminta senjata dari Polisi khusus diperbatasan. Walaupun ia mengakui bahwa itu adalah perlakukan menantang Negara dan hukum. "Saya tahu, banyak orang bilang perlakukan saya menantang Negara dan hukum, tetapi demi rakyat saya harus melakukannya, karena senjata itu milik rakyat," ungkap Alfredo.

Ia mengatakan, dengan perlakuanya tidak akan mengancam program Negara itu, dalam pemilu nanti, tetapi jika rakyat terancam, senjata yang dipegang akan membela habis-habisan mereka.

Mario Jose