Menakertrans: Jumlah Kasus TKI Menurun Drastis


TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno menyatakan jumlah kasus Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bermasalah di luar negeri mengalami penurunan cukup drastis dalam dua tahun terakhir.

"Pada 2004 terindentifikasi kurang lebih 16,7 persen kasus. Pada 2006 menjadi hanya 11 persen," kata dia di kantornya, Rabu pagi.

Kasus-kasus TKI yang sekarang ini bermunculan, dia melanjutkan, bukan kasus baru tapi kasus lama yang dimunculkan lagi. Namun, dia menyadari permasalahan TKI tidak ada habis-habisnya dari waktu ke waktu, baik dari sifat maupun kualitas permasalahannya. Karena itu, kerja sama antara Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan BNP2TKI (Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia) diharapkan bisa menekan kasus-kasus TKI.

Selain itu, kewaspadaan juga harus terus ditingkatkan karena jumlah TKI yang diberangkatkan ke luar negeri terus meningkat setiap tahun. "Target penempatan TKI di luar negeri pada 2007 adalah 250 ribu orang. Realisasi pada 2006 hanya 680 ribu. Naiknya kira-kira 32 persen dari tahun 2005," katanya.

Kepala BNP2TKI Moh. Jumhur Hidayat menilai kasus-kasus TKI yang terus bermunculan karena kompleksnya masalah yang dihadapi. Kalau mau jujur, kata dia, di pemerintah saja ada sembilan hingga sebelas lembaga yang mengurusi TKI. "Terlalu banyak melibatkan stakeholder sehingga menjadi sangat kompleks masalahnya," katanya. Dwi Riyanto

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X