Filipina Targetkan US$ 14,7 Miliar dari Pekerja Rantau
TEMPO Interaktif, MANILA:Filipina berharap pemasukan devisa dari sekitar delapan juta pekerjanya di luar negeri mencapai US$ 14,7 miliar (Rp. 136 triliun) pada 2007. Target itu dikemukakan Gubernur Bank Sentral Amando Tetangco hari ini.
Tahun lalu, pekerja rantau Filipina mengirim pulang uang sebesar US$12,8 miliar. Jumlah itu hanya pengiriman yang melalui saluran resmi. Tetangco tak menjelaskan mengapa dia yakin kiriman para pekerja rantau itu akan meningkat tahun ini.
Sebelumnya, bank sentral mengungkapkan pada Desember saja, jumlah uang kiriman pekerja rantau naik 37,2 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya menjadi US$1,3 miliar. Selain semakin banyak warga Filipina yang mencari kerja di luar negeri, bank-bank dan saluran pengiriman uang lain juga memperbaiki pelayanan serta memperluas jaringan mereka.
Kiriman uang para pekerja rantau menjadi salah satu pilar utama penopang ekonomi Filipina. Hampir 10 persen populasi negara itu bekerja di luar negeri. Amerika Serikat, Arab Saudi, Kanada, Italia, Inggris, Jepang, Uni Emirat Arab, Hong Kong, Singapura dan Taiwan merupakan negara yang menjadi sumber terbesar kiriman uang pekerja rantau itu. afp
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Layani KJS, RS Port Medical Rugi 20 Persen
- Kejaksaan Tetap Akan Eksekusi Bupati Aru
- Jusuf Kalla Kembali Terpilih Jadi Ketua CAPDI
- FOTO: Jelang Waisak, Samanera Cuci Patung Budha Tidur
- Gadis Pemotong 'Burung' Dijerat Pasal Penganiayaan
- Pria Ini Bergulat dengan Pithon Sepanjang 5,4 M
- Kementerian Kehutanan Gandeng TNI untuk Merehabilitasi Hutan
Berita Utama Dunia
- 10 WNI Selamat dari Amukan Tornado di Oklahoma
- Tornado Oklahoma Baru 'Pemanasan' Saja
- Tornado di Oklahoma Mirip Film 'Twister'
- Tornado Hancurkan Oklahoma, 80 Kuda Tersedot
- Benny Wenda: Jakarta Tak Buka Dialog Soal Papua
- Bom Mobil Meledak di Irak, Sedikitnya 31 Tewas
- Musharraf Diminta Bayar Jaminan Rp 195 juta













