Korban Tak Teridentifikasi Dites DNA


TEMPO Interaktif, Jakarta:Korban meninggal yang tidak berhasil dikenali dalam kecelakaan pesawat Garuda Indonesia, GA-200, akan diidentifkasi menggunakan tes DNA.

"Apabila belum teridentifikasi maka akan dilakukan prosedur tes DNA," kata Menteri Perhubungan Hatta Radjasa dalam jumpa pers usai rapat kabinet terbatas penangganan bencana di Kantor Kepresidenan Jakarta, Kamis siang.

Hatta mengatakan, tes DNA diperlukan karena korban yang meninggal di tempat mengalami luka bakar yang parah sehingga sulit dikenali. Tes DNA ini akan dilakukan oleh dokter forensik dari rumah sakit Sardjito Yogyakarta. Tes ini membutuhkan bantuan keluarga korban untuk mencocokkan DNA mereka.

Pesawat jenis Boeing 737-400 itu mengangkut 133 orang penumpang dan tujuh awak pesawat gagal mendarat dan terbakar di Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta. Sebanyak 21 orang meninggal dunia, 73 orang dirawat inap, dan rawat jalan 46 orang. Dari korban itu terdapat 15 orang warga negara asing dari Australia, Jepang, Italia, dan Brunai.

Bangkai pesawat itu juga akan dievakuasi hari ini. Reruntuhan pesawat itu, kata Hatta berpotensi menggangu pesawat lain yang akan masuk ke bandara. Sutarto

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X