Selasa, 13 Maret 2007 | 17:06 WIB
Pemilu 2009, KTP Nasional Jadi Kartu Pemilih
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah menargetkan kartu tanda penduduk (KTP) Nasional dan basis data kependudukan selesai pada 2009. Dengan demikian, menurut Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan, Abdul Rasyid Saleh, pada Pemilu 2009 pemerintah tidak perlu mencetak kartu pemilih. "Pembuatan kartu pemilih itu pemborosan anggaran," katanya kepada pers di Jakarta, Selasa.
Dia mencontohkan pada pemilihan kepala daerah di Gorontalo, dana untuk mencetak kartu pemilih mencapai Rp 8 miliar. "Itu baru untuk satu provinsi. Berapa dana yang harus dikeluarkan APBN untuk semua provinsi," katanya.
Nantinya, menurut Rasyid, KTP juga menjadi acuan dalam pencetakan surat ijin mengemudi, surat tanah, dan lain-lain. Eko Ari Wibowo
Komentar (2)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Peneliti Remaja Indonesia Borong 3 Medali Emas
- KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi di Ditjen Kebudayaan
- Marquez Raih Pole Position di Moto GP Perancis
- Pesona Keindahan Danau Tempe
- Mundur, RS Admira Beralasan Tarif Baru KJS
- Studio Film James Bond Undang Produser Indonesia
- Ahmad Fathanah Doyan ke Kafe Dangdut?













