Pegawai Agen Minyak Tewas Dirampok dan Dibunuh


TEMPO Interaktif, Jakarta:
Seorang pegawai agen minyak tanah ditemukan tewas di sebuah kebun pisang di Gang Bulak Bakti RT 08/02, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pagi hari ini. Aryandi, pegawai berusia 19 tahun itu, diduga menjadi korban perampokan.

Uang hasil penjualan minyak sebesar Rp 11,5 juta dan motor Yamaha RX-King miliknya raib. Tubuh Aryandi terkapar dengan tujuh tusukan di leher, badan, dan paha.

Saksi bernama Bima, 45 tahun, mengatakan Aryandi ditemukan terbujur kaku dengan usus terburai. Ceceran darah terlihat di jalan setapak menuju kebun tersebut sejauh 50 meter.

Leman, 51 tahun, kerabat sekampung Aryandi, mengatakan korban selalu mengantarkan uang hasil penjualan minyak tanah ke rumah Yono. Rumah sang juragan berada satu kilometer dari rumah korban di sebuah pangkalan minyak di Bintaro III Nomor 19 RT 13/09, Pesanggrahan.

"Hari itu dia nggak pulang, biasanya juga nganter cuma setengah jam," kata Leman di pangkalan minyak itu kemarin siang. Leman pun kaget saat mendengar kabar duka itu pada pagi harinya. Dia mengenali korban lewat gelang karet yang dikenakan.

Komisaris Parulian Sinaga, Kepala Kepolisian Sektor Pesanggrahan mengatakan polisi sedang menyelidiki kasus ini. "Kami sedang memeriksa beberapa saksi," katanya di ruang kerjanya.

RUDY PRASETYO

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X