Berita Terkait
Pengusaha Inggris Minta Masalah Hukum dan Hambatan Modal Diatasi
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kalangan pengusaha Inggris berharap pemerintah RI segera menyelesaikan permasalahan hukum dan hambatan penanaman modal dalam Undang-undang Penanaman Modal yang saat ini masih digodok Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
"Khususnya menyangkut iklim investasi. Di masa lalu, kami selalu menghadapi berbagai permasalahan akibat perubahan iklim investasi dari waktu ke waktu. Pengusaha juga sulit mendapatkan kepastian mengenai hal itu. Ada peraturan yang menghambat aktivitas investor,"ujar Direktur Jardine Group, Lord Powell of Bayswater seusai i bertemu Wakil Presiden, Jusuf Kalla, Kamis (15/3).
Jardine adalah sebuah perusahaan besar yang mengelola usaha di bidang real estate (office building), hotel (Mandarin Oriental), supermarket dan kendaraan bermotor. Di Indonesia, Jardine bermitra dengan Astra dan Mandarin Oriental.
Bayswater didampingi Leonard Rous, atase pers Kedutaan Besar Inggris di Indonesia yang membawa pesan khusus dari Perdana Menteri Inggris Tony Blair kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Saya datang tidak hanya untuk kepentingan bisnis, tapi sekaligus membawa pesan Perdana Menteri Tony Blair terkait penanaman modal. Masalah hukum tetap menjadi perhatian utama, di samping masalah-masalah lainnya."
Penasihat Perdana Menteri Inggris era tahun 1995 itu mengatakan, pemerintah juga dapat mempertimbangkan aturan pajak yang diberlakukan terhadap investor asing, terutama di sektor sumber daya mineral. "Banyak pengusaha yang ingin berinvestasi tapi begitu banyak batasan-batasan yang diberikan."
Badriah