Warga Tondowongso Tolak Penutupan Kawasan Situs Kediri
TEMPO Interaktif, Jakarta:Warga Tondowongso, Desa Gayam, Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menolak penutupan daerahnya sehubungan dengan ditemukannya situs peninggalan kerajaan Kediri pada abad-9.
Sebelumnya, tim ekspedisi Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala memastikan situs tersebut memiliki nilai sejarah tinggi. "Kalau kawasan ditutup, Bagaimana kami mencari nafkah," tanya Munawar, warga Dusun Tondowongso yang juga Sekretaris Desa Gayam, Jumat (16/3).
Masalah mendasar yang ditolak warga adalah jika ada
rencana memindahkan situs ke tempat lain, membuat peluang warga mendapatkan rejeki dari pengunjung menjadi hilang.
Tanah tempat penemuan situs Tondowongso merupakan
milik Kiran, warga Desa Adan Adan, Kecamatan
Gurah dan H Suryani, warga Desa Tiru Lor, Kecamatan
Gurah. Selama ini tanah tersebut disewa oleh Bagong
Suyono, seorang pemasok tanah urug.
Dwidjo U Maksum
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Angelina Jolie Tanpa Bra Versi Pelukis Swedia
- Duel Kunci Borussia Dortmund Vs Bayern Muenchen
- Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin
- FOTO: Ditabrak Burung, Pesawat Mendarat Darurat
- Pertumbuhan Sel Otak Hapus Memori Masa Batita
- Dortmund Vs Bayern: Final Komplet Buat Klopp
- Ahok: KJS Baru Jalan Sudah 'Diributin'
Berita Utama Nasional
- Ahmad Rozi Akui Diminta Luthfi Siapkan Data Daging
- Eksekusi Supersemar, Kejaksaan Cari Berkas Putusan
- Revitalisasi Situs Soekarno Rp 44,5 Miliar
- Pemilik Akun @benhan Jadi Tersangka
- Saat Kelulusan, Darin Mumtazah Tak Ada di Sekolah
- Soeripto Mengaku Pernah Ditawari Rumah oleh Luthfi
- Ini Kunci Sukses Ujian Nasional SMAN 8 Jakarta













