Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kerdit 20 persen


TEMPO Interaktif, Jakarta:
Bank Mandiri menargetkan penyaluran kredit tahun ini naik 20 persen tahun ini. Direktur Bank Mandiri Agus Martowardojo mengatakan Bank Mandiri akan memacu semua segmen kredit, termasuk kredit korporasi dan kredit ritel.

“Salah satu fokus pembiayaan Bank Mandiri tahun ini ialah sektor infrastruktur dan perkebunan,” kata Agus dalam siaran pers Bank Mandiri yang diterima , Jumat (16/3). Kedua sektor itu dipilih karena memiliki prospek yang cerah dan merupakan progam pemerintah untuk mempercepat revitalisasi pertanian.

Menurut Direktur Mikro & Retail Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin, hingga saat ini kredit yang disalurkan ke sektor perkebunan mencapai Rp 14,39 triliun. Dari jumlah itu, Rp 11,3 triliun disalurkan kepada perkebunan besar dan Rp 3,09 triliun ke petani plasma.

Bank Mandiri juga menyalurkan kredit kepada indutri pengolahan produk perkebunan sebesar Rp 7,14 triliun. Kredit ini merupakan 36,43 persen dari total kredit perkebunan nasional. Menurut data Bank Indonesia, total kredit perbankan nasional untuk sektor perkebunan mancapai Rp 39,5 triliun.

“Kami juga menyiapkan kredit hingga Rp 11 triliun untuk perkebunan kelapa sawit untuk periode 2007-2010 yang akan disalurkan secara bertahap,” kata Budi. Dengan jumlah itu, ada sekitar 80 ribu petani plasma yang akan menerima kredit, dengan luas kebun mencapai 321.268 hektare.

Muhammad Nur Rochmi

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X