Komisi Antikorupsi Minta Klarifikasi Markas Besar TNI


TEMPO Interaktif, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi meminta Markas Besar Tentara Nasional Indonesia mengklarifikasi keberadaan Kolonel Mulyono saat pemeriksaan Bupati Kutai Kertanegara Syaukani HR.

"Saya sudah meminta Pak Erry (Riyana Hardjapamekas, Wakil Ketua KPK) mengklarifikasi hal itu ke TNI Angkatan Darat," kata Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki di Jakarta pada Selasa (20/3) malam.

Seperti diketahui, ketika Syaukani dijemput paksa oleh petugas KPK pada Jumat malam pekan lalu, Kolonel Mulyono turut mendampingi Syaukani. Keberadaan Mulyono yang mengenakan pakaian dinas mengundang banyak pertanyaan.

Tempo yang mencoba mendapatkan klarifikasi dari Kolonel Mulyono tidak mendapat satu keterangan pun. Mulyono hanya diam dan berusaha menutupi nama dan badge satuannya yang tertera di baju dinasnya.

Menurut Rukie, KPK telah meminta data lengkap berupa nama, pangkat dan jabatan Kolonel Mulyono. Komis juga mempertanyakan kapasitas dia dalam kaitannya dengan pemeriksaan Syaukani. "Sedang apa? Apakah sedang bertugas?" ujar Ruki. Tito Sianipar

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO