Thailand-Malaysia Petakan Atasi Ketegangan di Thailand Selatan
TEMPO Interaktif, Putrajaya: Malaysia dan Thailand kemarin sepakat memetakan rangkaian upaya sosial ekonomi untuk mengakhiri ketegangan sektarian dan kekerasan di wilayah selatan Thailand.
Menteri Luar Negeri Malaysia Syed Hamid Albar mengatakan krisis di wilayah mayoritas Muslim di negeri mayoritas Budha tak terkait ke agama atau Islam.
"Itu tak ada hubungan dengan Islam. Warga Muslim dan Budha telah hidup dengan damai di sana sebelumnya. Di sana ada perasaan teralienasi, ditinggal dan problem sosio-ekonomi," tutur Syed Hamid kepada wartawan.
Ditambahkannya di sisi Thailand faktanya mereka mengakui ada masalah-masalah. "Mereka tahu aktivitas sosial-ekonomi bakal menjadi salah satu upaya yang diambil buat mengatasi problem yang ada," kata Syed Hamid usai melakukan pembicaraan empat mata dengan rekannya Menteri Luar Negeri Thailand Nitya Pibulsonggram kemarin di Putrajaya, Malaysia. AFP/dwi arjanto
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Ngos-ngosan Naik Tangga? Performa Seksual Jelek
- Mendagri Siap Copot Bupati Theddy Tengko
- Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Kredit BJB
- Surabaya Butuh Rp 10 M buat Tutup Lokalisasi Dolly
- Ngaku Anak Kapolri, Wanita Ini Dipenjara
- Twitter Dipo Soal Franz Magnis Dinilai Tak Pantas
- Tunisia Tahan Amina Tyler, Demonstran Bugil
Berita Utama Dunia
- Rekaman Paus Berdoa Usir Setan Dibantah Vatikan
- Hukuman Rios Montt Dimentahkan Pengadilan Tinggi
- 10 WNI Selamat dari Amukan Tornado di Oklahoma
- Tornado Oklahoma Baru 'Pemanasan' Saja
- Tornado di Oklahoma Mirip Film 'Twister'
- Tornado Hancurkan Oklahoma, 80 Kuda Tersedot
- Benny Wenda: Jakarta Tak Buka Dialog Soal Papua













