Polisi Buru Empat Penculik Adrians
TEMPO Interaktif, Jakarta:Polisi masih mengejar empat dari enam penculik Adrians Anton Laisina, siswa kelas 4 SD Don Bosco 2. Adri
yang diculik Rabu lalu sudah dibebaskan tadi malam setelah ayah korban, Farley Laisina, mentransfer dana sebesar Rp 20 juta ke pelaku.
"Pelaku lain masih kita kejar," kata Kepala Kepolisian Sektor Pulogadung, Komisaris Suharyanto. Pelaku yang dikejar adalah Heri dan istrinya, Pujiatun, Boy dan istrinya, Dian. Boy, yang sebelumnya mengaku bernama Once, dan Heri diduga seagai otak penculikan.
Polisi sudah membekuk dua orang, Solikin dan Jay. Keduanya diperiksa dan ditahan di Polsek Pulogadung. Solikin adalah orang yang bersama Heri menjemput Adri ke sekolah. Solikin saat itu mengendarai taksi.
Menurut Freddy Sapulete, paman korban, kecurigaan langsung mengarah kepada Heri. "Hosana Sidabutar, ibu korban, langsung curiga kepada Heri. Soalnya beberapa hari lalu ditegur," katanya.
Keluarga bersama polisi lalu melakukan pengembangan. Solikin dicurigai karena ia mengundurkan diri sebagai kernet mobil box milik Hisana sehari setelah Heri diberhentikan.
Polisi membekuk Solikin Rabu malam di Karang Anyar, Jakarta Pusat. Saat itu Solikin sedang berada di sebuah wartel. Dari Solikin, polisi lalu menangkap Jay. Namun, peran Jay belum diketahui.
Menurut Freddy, pelaku yang bernama Boy berulang kali mengirim pesan pendek untuk meminta maaf kepada Farley dan dirinya. "Isinya permohonan maaf, ia terpaksa menculik karena membutuhkan uang dan tidak punya pekerjaan," ujarnya.
Sofian
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Metro
- Ahok Akan Batasi Pasien KJS
- Polusi di Kota Bogor Mengkhawatirkan
- Rumah Sakit Swasta Minta Dilibatkan Evaluasi KJS
- Tiga Pelajar SMP Gagalkan Pemerkosaan oleh Tukang Ojek
- Pisau Cutter Pemotong 'Burung' Belum Ketemu
- Ini Pengakuan Gadis Bercadar Pemotong 'Burung'
- Gadis Bercadar Potong 'Burung', Polisi Terkecoh













