Pengadaan Laptop DPR Dibatalkan
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pimpinan DPR akhirnya membatalkan rencana pengadaan laptop setelah menuai kritik dari berbagai kalangan. Ketua DPR Agung Laksono mengatakan keputusan itu karena pertimbangan fakta-fakta adanya berbagai penolakan dari anggota DPR sendiri.
"Pimpinan Dewan memutuskan membatalkan pengadaan laptop," kata Agung dalam jumpa pers usai mengadakan rapat pimpinan mendadak yang dihadiri juga oleh Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif, Sekretaris Jenderal DPR Faisal Djamal dan
pimpinan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR.
Agung menjelaskan, pengadaan laptop itu sebenarnya sudah disepakati dalam rapat pleno BURT yang disetujui oleh semua perwakilan fraksi-fraksi. Pengadaan laptop juga sudah disepakati dalam rapat alat-alat kelengkapan Dewan, maupun sidang paripurna pengesahan APBN 2007.
Pimpinan DPR akan menggelar rapat dengan fraksi-fraksi untuk menindaklanjuti penggunaan anggaran laptop sebesar Rp 12,1 miliar yang telah dialokasikan. DPR akan mencari alternatif lain penggunaan anggaran yang bertujuan untuk peningkatan kinerja Dewan.
Pengamat politik dari Universitas Indonesia Arbi Sanit mendukung pembatalan pengadaan laptop. Menurutnya, keputusan DPR itu akan mengangkat citra Dewan di mata masyarakat.
Aqida Swamurti
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Editor's Choice
- Tiga Bandara Berpotensi Terkena Dampak Kabut Asap
- BMKG Batam: Asap Kebakaran Hutan Makin Pekat
- Twitter Akuisisi Startup Spindle
- Cara Foto: Superman Membentuk Ototnya
- Tantangan Jokowi-Ahok Buat Lurah-Camat-Wali Kota
- Kabut Asap di Singapura Diprediksi Bertahan Lama
- DPR Khawatir Pemerintah Ragu Naikkan Harga BBM


