Berita Terkait
Dewan Meminta Kasus Bulog Dibuka Luas
TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perawakilan rakyat (DPR) Suswono meminta kejaksaan membuka secara luas dan menyeluruh penyimpangan yang terjadi di Perum Bulog. Langkah ini dilakukan agar para pelaku yang diuntungkan mendapat hukuman setimpal “Lebih baik dibuka semuanya, agar tidak terjadi lagi, sehingga Bulog menjadi pelindung petani yang nyata,” kata dia kepada Tempo, Rabu (28/3).
Anggota dewan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera inimencontohkan, pada saat membeli beras dari Vietnam tahun 2006, Bulog membeli beras seharga US$ 261, ditambah biaya lain menjadi US$ 281. Padahal menurut informasi dari Asosiasi Petani Vietnam, standar harga beras hanya US$ 237,2.“Selisih yang didapat Bulog sangat besar,” ujarnya.
Tidak hanya itu, pada saat impor beras tahun 2006, Bulog membayar sebanyak 182 ribu ton, namun beras yang masuk Indonesia ternyata hanya 150 ribu ton. “Apakah uangnya sudah dikembalikan? belum ada laporan,” kata dia.
BUDI SAIFUL HARIS