Harga Minyak Akan Naik ke US$70 per Barel


TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pengamat perminyakan Kurtubi memprediksi harga minyak dunia akan terkerek hingga US$ 70 per barel. Kenaikan itu akan mulai satu atau dua pekan ini dan akan bertahan paling tidak selama enam bulan ke depan.

Kenaikan ini lebih tinggi dari perkiraannya semula. “Pada awal tahun 2007, saya pernah memprediksi rata-rata harga minyak dunia hanya berkisar US$ 65 per barel,” kata Kurtubi hari ini, tapi kini bisa US$ 70 per barel.

Tapi karena adanya resolusi Dewan Keamanan PBB terhadap Iran dan ditambah beberapa marinir Inggris ditahan pemerintah Iran ini memberikan dorongan faktor geopolitik menjadi faktor dominan pendongkrak kenaikan harga minyak.

Meski begitu, kata Kurtubi, ada kemungkinan dampak kenaikan harga minyak ini bagi Indonesia akan positif bila dilihat dari sisi penerimaan negara di sektor minyak dan gas. “Ekspor minyak dan gas jelas akan meningkat,” ujarnya.

AGUS SUPRIYANTO

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X