Pendukung Syaukani Bentrok Dengan Wartawan


TEMPO Interaktif, Jakarta: Usai pemeriksaan Bupati Kutai Kertanegara Syaukani Hasan Rais, sejumlah simpatisannya yang menamakan diri Gerakan Pembela Keadilan terlibat bentrok dengan wartawan di depan loby Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (2/4).


Saat Syaukani mulai menuruni tangga, sekitar 40-an simpatisan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kalimantan Tengah itu berteriak "Allahu Akbar" dan "Keadilan Yes, Kezaliman No!". Syaukani yang mengenakan kemeja putih dengan jas hitam dan peci dikawal ketat sejumlah pengawalnya.

Ketika sampai di depan lobby KPK, sejumlah simpatisannya menghalangi para wartawan televisi dan fotografer untuk mengambil gambar dan bertanya pada Syaukani. Beberapa suara gebrakan dan teriakan bersahutan sampai pintu mobil kijang Innova hitam milik KPK ditutup dengan keras.

Beberapa wartawan sempat emosi dan memukul salah seorang simpatisan Syaukani, kemudian simpatisan itu balas memukul dan pergi meninggalkan tempat kejadian. Selain itu, seorang penyidik KPK juga ikut terkena pukulan karena dikira mendorong seorang wartawan yang sedang mengambil gambar saat Syaukani masuk ke dalam mobil.

Setelah Syaukani meninggalkan gedung KPK, sejumlah simpatisannya tadi berkumpul di depan Jalan Veteran untuk mencegat wartawan. Seorang petugas keamanan KPK, Soetrisno mengatakan, "Saya sudah menghubungi Polsek."

Rini Kustiani

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X