Badan Geologi Bantah Soal Aktivitas Gunung Batutara
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Dr. Surono, membantah adanya aktivitas sembuan awan panas dan ribuan ton material dari kawah Gunung Batutara ke laut yang membentuk daratan baru sebagaimana berita yang dimuat Tempo Interaktif 27 April lalu.
Sebelumnya Wakil Bupati Lembata, Andereas Nula Liliweri, Selasa (27/3), mengatakan lava panas dan material dari perut bumi terus dimuntahkan dari kawah Gunung Batutara yang meletus Senin (19/3). Ribuan ton material dan lava panas tersebut mengalir ke laut sehingga membentuk daratan baru di bagian pesisir pantai pada bagian timur Pulau Komba, Kabupaten Lembata.
Semburan awan panas dan belerang mencapai ketinggian 2.000 meter lebih dari puncak kawah dan dikhawatirkan diterbangkan angin ke wilayah pesisir utara Pulau Lembata yang merupakan pusat konsentrasi penduduk.
Menurut Surono, pada saat cuaca cerah, teramati hembusan asap putih kelabu tebal bertekanan sedang-kuat dengan ketinggian sekitar 500-1.500 meter di atas puncak Gunung Batutara. Arah asap umumnya ke timur dan tidak teramati adanya sinar api dan api diam.
Surono mengatakan kegiatan Gunung Batutara dapat berubah dengan cepat. "Berita yang tidak menggambarkan keadaan sebenarnya di lapangan dapat membuat kepanikan-kepanikan kepada masyarakat," ujarnya kepada Tempo.
Karena Gunung Batutara sudah terjadi, kata Surono, sehingga tidak ada pengumpulan energi yang besar. Oleh karena itu kecil kemungkinan terjadi letusan besar dan juga kecil kemungkinan terjadi tsunami yang melanda pantai utara Kabupaten Lembata.
Erwin Z
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Kementerian Kehutanan Gandeng TNI untuk Merehabilitasi Hutan
- Rekaman Paus Berdoa Usir Setan Dibantah Vatikan
- 150 Tahun Pastur Van Lith Dirayakan
- Australia Kembangkan Gas Dari Kotoran Babi
- WHO Antinegosiasi Dengan Industri Tembakau
- Luthfi Hasan Diduga Punya Tanah 2 Hektare di Bogor
- Freeport Berhenti, Negara Rugi US$ 1,82 Juta/Hari













