Berita Terkait
Inflasi Maret Rendah
TEMPO Interaktif, Jakarta:Inflasi Maret mencapai titik terendah selama tiga bulan terakhir.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi bulan ini adalah 0,24 persen. Pada Januari lalu, inflasi tercatat sekitar 1,04 persen dan Februari 0,62 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik Rusman Heriawan mengatakan, dari 45 kota yang disurvei sekitar 36 kota mengalami inflasi. Sedangkan 9 kota lainnya mengalami deflasi.
Inflasi tertinggi terjadi di Sibolga 1,91 persen dan inflasi terendah di Ternate 0,04 persen. Sedangkan deflasi terbesar terjadi di Batam 0,50 persen dan deflasi terkecil di Tegal 0,01 persen.
Laju inflasi tahun kalender 2007 sebesar 1,91 persen. Sedangkan laju inflasi year on year adalah 6,52 persen. Pada komponen inti, inflasi mencapai 0,17 persen. Inflasi komponen inti tahun kalender sekitar 1,48 dan year on year 5,87.
Kenaikan harga pada semua kelompok barang dan jasa memicu inflasi. Dia menyebutkan, kenaikan itu terjadi di kelompok bahan makanan sekitar 0,16 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sekitar 0,36 persen. Selain itu, kenaikan juga terjadi di kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sekitar 0,29 persen.
Pada kelompok sandang, juga terjadi kenaikan harga sekitar 0,41 persen. Begitu pula kelompok kesehatan 0,20 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga 0,03 persen, dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,09 persen.
Turunnya harga beras, kata Rusman, mengurangi tekanan terhadap inflasi. Apalagi bulan ini harga beras turun 0,48 persen.
AGUS SUPRIYANTO