Rute Penerbangan Domestik Akan Direstrukturisasi
TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Perhubungan akan merestrukturisasi seluruh rute penerbangan domestik. Tujuannya, untuk mendorong maskapai-maskapai nasional menjalin kerja sama (sinergi).
"Pola rute sekarang berpotensi mendorong maskapai saling menjatuhkan karena sepenggal-penggal dan tidak utuh," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Departemen Perhubungan Budhi Mulyawan Suyitno usai
menggelar pertemuan dengan perwakilan sejumlah maskapai nasional, di kantornya, Selasa (3/4).
Sesuai rencana restrukturisasi itu, nantinya akan ditetapkan kategori rute dan maskapai yang boleh melayani. Budhi mencontohkan, rute Jakarta-Medan
misalnya, dirancang hanya boleh dilayani oleh maskapai yang masuk kategori full service, bukan low cost carriers.
Restrukturisasi rute itu menuntut terbentuknya pola bandara utama (hub). "Yang berpotensi menjadi hub adalah bandara di Medan, Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Makassar," kata Budhi.
Dia menambahkan, restrukturisasi akan menyaring maskapai-maskapai sesuai kelasnya. Dengan demikian, maskapai sekelas terdorong melakukan aliansi domestik yang berpotensi pada langkah penggabungan (merger).
Hal itu, pernah dijumpai pada kasus Star Alliance atau merger KLM dan Air France. "Itu memang kita dorong, selama ini maskapai hanya berpikiran sendiri, padahal harus disadari bahwa mereka bagian dari industri nasional, Indonesia incorporated," ujarnya.
Rencana restrukturisasi rute domestik ini, Budhi melanjutkan, merupakan bagian dari upaya mempersiapkan liberalisasi ASEAN tahun 2008 mendatang. "Bagaimana kita mau berkompetisi dengan pemain asing kalau domestik saja masih kacau," ujarnya.
Harun Mahbub
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Peneliti Remaja Indonesia Borong 3 Medali Emas
- KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi di Ditjen Kebudayaan
- Marquez Raih Pole Position di Moto GP Perancis
- Pesona Keindahan Danau Tempe
- Mundur, RS Admira Beralasan Tarif Baru KJS
- Studio Film James Bond Undang Produser Indonesia
- Ahmad Fathanah Doyan ke Kafe Dangdut?
Berita Utama Bisnis
- Kabar Coronavirus Belum Pengaruhi Perjalanan Umroh
- Pengusaha Mebel Ingin Kepastian Harga BBM
- SBY Masih Rahasiakan Soal Menteri Keuangan Baru
- Pasar Kosmetik Ditargetkan Tembus Rp 11 Triliun
- Hatta Tanda Tangani Surat Pemberhentian Oknum Pajak
- ASEI Raih Peringkat BBB- Dari Fitch Ratings
- Merek Asli Indonesia Bakal Bangkit Lagi













