Rumah Susun 1.000 Tower Diresmikan Kamis


TEMPO Interaktif, Jakarta:
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan resmikan program pembangunan rumah susun 1.000 tower di Pulo Gebang, Bekasi pada Kamis (5/4) nanti.

Menteri Negara Perumahan Rakyat Yusuf Ansyari mengatakan pembangunan rumah susun di Pulo Gebang itu adalah proyek percontohan rumah susun di Indonesia.

"Di saat yang sama juga dilakukan pemancangan tiang rumah susun di Klender, Cipayung, dan Cawang," kata Yusuf Ansyari di Jakarta , Selasa (3/4. Tahap pertama akan dibangun lima tower dari 10 tower di Pulo Gebang.

Rumah susun Pulo Gebang itu dibangun oleh Perumnas. Sedangkan di Klender, Cipayung, dan Cawang dikembangkan oleh swasta. "Mudah-mudahan akhir tahun ini sudah bisa dijual," ujarnya.

Dari 10 tower rumah susun di Di Pulo Gebang terdiri 4.066 unit rumah susun. Sedangkan di Klender, Cipayung, dan Cawang akan dibangun 14 tower dengan 6.596 unit rumah susun.

Rumah susun juga akan di bangun di Marunda terdiri 14 tower menampung 1.380 unit. Di PIK Pulo Gadung akan dibangun 4.000 unit rumah susun yang berada di 14 tower.

Mengenai harga, Yusuf Ansyari mengatakan tergantung tipe. Tipe 21 harga tertinggi Rp 90 juta, tipe 27 dijual Rp 110 juta, tipe 30 dijual Rp 125 juta, dan tipe 36 harga maksumim Rp 144 juta.

Rumah susun itu dipilih karena harga tanah di perkotaan yang semakin mahal. Selain di Jakarta, rumah susun itu juga diprioritaskan dibangun di 10 kota yang padat penduduknya. Yaitu Medan, Batam, Pelembang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Banjamasin, dan Makasar.

SUTARTO

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X